Pengenalan perpajakan kepada anak-anak menjadi salah satu upaya membangun pemahaman mengenai peran pajak dalam kehidupan bernegara. Upaya tersebut dilakukan KPP Pratama Sekayu melalui program edukasi pajak siswa bertajuk Tax Goes to School (TGTS) 2026 di SDIT Istiqlal Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Mengusung tema “Pajak Kita, Energi Generasi Juara”, kegiatan ini melibatkan 31 peserta didik kelas V dan VI. Mereka memperoleh pengenalan mengenai perpajakan melalui penyampaian materi yang disesuaikan dengan usia anak-anak.
Menanamkan Pemahaman Pajak Melalui Pendidikan
Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan SDIT Istiqlal Banyuasin, Jalan Masjid No. 234, Desa Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan dari pihak sekolah.
Iin Fitrianty, yang mewakili pengelola SDIT Istiqlal Banyuasin, menyampaikan harapan agar para siswa dapat mengambil manfaat dari kegiatan tersebut. Ia juga menyambut baik kepercayaan KPP Pratama Sekayu yang menjadikan sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan TGTS 2026 di Kabupaten Banyuasin.
Dari pihak kantor pajak, Tomi Wiranto selaku Kepala Seksi Pengawasan V hadir mewakili Kepala KPP Pratama Sekayu untuk membuka kegiatan. Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pengenalan perpajakan sejak usia dini, sekaligus upaya menumbuhkan pemahaman generasi muda mengenai kontribusi pajak bagi negara.
Cerita Bergambar dan Permainan untuk Mengenalkan Pajak
Penyampaian materi dipandu oleh Maulana Fadhli dan Agung Prabowo, penyuluh pajak KPP Pratama Sekayu. Agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik, keduanya menggunakan cerita bergambar sebagai sarana menjelaskan konsep perpajakan.
Dalam pemaparannya, Agung mengibaratkan pajak sebagai kristal yang dihimpun masyarakat melalui semangat gotong royong. Gambaran tersebut digunakan untuk menjelaskan bagaimana kontribusi bersama dapat mendukung keberlangsungan suatu negara.
Selain mendengarkan materi, para siswa turut terlibat dalam sesi interaktif dengan menjawab pertanyaan dari pemateri. Panitia juga mengadakan permainan dan kuis singkat, disertai pemberian hadiah kepada peserta yang aktif selama kegiatan berlangsung.
Pajak sebagai Bentuk Kontribusi kepada Negara
Dalam pembukaan acara, Tomi juga mengaitkan kepatuhan membayar pajak dengan kontribusi warga negara terhadap pembangunan. Pesan yang disampaikan menekankan bahwa partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan salah satu bentuk dukungan bagi pembangunan Indonesia.
Rangkaian TGTS 2026 di SDIT Istiqlal Banyuasin diakhiri dengan sesi foto bersama yang melibatkan jajaran KPP Pratama Sekayu, perwakilan guru, serta para siswa. Sebelum acara berakhir, Maulana Fadhli memimpin seruan “TGTS 2026” yang kemudian disambut para peserta dengan slogan “Pajak Kita, Energi Generasi Juara”.
Melalui pendekatan edukasi yang interaktif, kegiatan ini memperkenalkan perpajakan kepada siswa dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian mereka. Pemahaman sejak dini diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda untuk mengenali pentingnya kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan negara.
